Tabe- Polemik Pondok Pesantren Al Zaytun, Indramayu, Jawa Barat nampaknya masih bergulir.
Wakil Ketua DPRD Indramayu, Sirojudin berharap polemik Al Zaytun segera berakhirnya. Jika dibiarkan berlarut-larut, dikhawatirkan bisa mengganggu stabilitas jelang tahun politik dan Pemilu 2024 mendatang.
"Penanganannya ini memang ada di pemerintah pusat, Bareskrim pun sudah memanggil Panji Gumilang dan tahapannya sudah naik penyidikan," ujar dia kepada TribunJabar.id, Senin (10/7/2023).
Ia juga mengatakan, jika dibiarkan, polemik Al Zaytun ini bisa mengganggu aktivitas masyarakat. Terlebih, pihak kepolisian juga memiliki kewajiban dalam pengamanan Pemilu 2024.
